ENERBA TEKNOLOGI

Ultra Filtration (UF)

Ultrafiltrasi

Gambaran Umum Sistem UF

Sistem Ultrafiltrasi (UF) Enerba Teknologi dirancang untuk mengolah air permukaan, efluen tersier, air hujan, dan air limbah guna menghasilkan air layak konsumsi atau sebagai pra-perlakuan untuk reverse osmosis. Sistem ini mampu menangani berbagai sumber air dengan karakteristik yang beragam, dengan tingkat kekeruhan di bawah 300 NTU dan padatan tersuspensi di bawah 150 mg/L. Proses pengolahan standar meliputi pra-filtrasi (screen filter 150 mikron), proses ultrafiltrasi, dan sistem air scour.

Sistem Clean-in-Place (CIP) dan Recovery

Sistem Clean-in-Place (CIP) dan recovery dirancang untuk memastikan proses pembersihan membran serta pemulihan performa berjalan secara efektif. Sistem ini membantu menjaga kinerja UF tetap stabil dan memperpanjang masa pakai membran.

Proses treatment tambahan sebelum atau sesudah sistem UF juga dapat diintegrasikan untuk memenuhi kebutuhan spesifik air umpan maupun hasil filtrasi, seperti penghilangan zat besi, penyesuaian pH, atau sterilisasi.

Keunggulan Sistem Ultrafiltration (UF)

Enerba Teknologi Ultrafiltration

Packaged Water Treatment System dari Enerba Teknologi menggunakan teknologi membran ultrafiltrasi dalam proses pengolahan air. Teknologi membran bertekanan rendah ini memiliki ukuran pori nominal tipikal sebesar 0,01 mikron yang memungkinkan proses pengolahan air secara efisien serta menghasilkan kualitas air yang lebih tinggi dan lebih konsisten dibandingkan sistem filtrasi media konvensional.

Peralatan Standar

Enerba Teknologi Ultrafiltration (UF)

Enerba menghadirkan sistem siap pakai yang dirancang untuk kemudahan pengoperasian pada berbagai aplikasi non-industri. Proses utama desalinasi menggunakan teknologi reverse osmosis dengan membran semi-permeabel yang berfungsi memisahkan air asin dan air tawar.

Aplikasi

Referensi Kami

Sistem ultrafiltrasi ini dikembangkan untuk mengatasi tantangan penyediaan air bersih di wilayah dengan sumber air gambut, seperti Pekanbaru, di mana kondisi tanah gambut dan terbatasnya sumber air layak konsumsi menyebabkan akses terhadap air bersih menjadi sulit.

Scroll to Top